Thursday, November 21, 2013

Siapa Sangka 5 Uang Logam ini Bernilai Miliaran

Eric Newman, seorang kolektor uang logam langka asal St. Louis Amerika Serikat, menghabiskan sekitar US$ 7.500 atau Rp 75 juta untuk mengoleksi 1.800 uang logam atau koin langka. Sejumlah koin miliknya terjual saat lelang dengan total US$ 23 juta atau Rp 230 miliar.

Lelang yang dilakukan oleh rumah lelang Heritage pada akhir pekan lalu cukup mengejutkan, karena harga koin ini ternyata sangat tinggi. Eric yang berusia 102 tahun, untung besar dari investasi koin langkanya ini.

1. Koin 1/4 Dolar atau 25 Sen Keluaran Tahun 1796

Pada lelang, koin 25 sen milik Eric ini terjual berkali-kali lipat dari nilai sesungguhnya. Koin ini terjual dengan harga US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 15 miliar.

Staf dari rumah lelang Heritage yaitu Mark Borckardt mengatakan, koin ini sangat fenomenal, dan warna pelangi yang ada di koin tersebut menyebabkan nilainya tinggi.

2. Koin Perak 1 Dolar Keluaran 1799

Rumah lelang heritage mendeskripsikan koin ini sebagai koin senilai 1 dolar yang paling terkenal terbitan 1799. Koin ini juga merupakan uang 1 dolar terbaik di era tersebut, dengan gambar burung elang. Ini merupakan koleksi Eric yang dikoleksinya lebih dari 50 tahun.

Saat lelang, koin ini terjual US$ 822.500 atau sekitar Rp 8,2 miliar.

3. Koin 25 Sen Keluaran 1828

Koin ini awalnya diukir untuk uang 50 sen, namun diubah untuk pecahan 25 sen. Rumah lelang Heritage menyebut koin ini sebagai koin yang paling bertahan dari koin manapun pada 1828.

Dalam lelang pekan lalu, koin ini terjual dengan harga US$ 352.500 atau sekitar Rp 3,5 miliar.

4. Koin 25 Sen Keluaran 1840

Koin keluaran tahun 1840 ini dicetak di New Orleans dan bergambar Lady Liberty yang sedang duduk. Koin 25 sen ini sangat populer dan luas sirkulasinya. Menurut rumah lelang Heritage, koin ini langka dan cukup sulit untuk mendapatkannya.

Dalam lelang, koin ini terjual US$ 329.000 atau sekitar Rp 3,2 miliar.

5. Koin Panama Pacific Half Keluaran 1915

Koin ini tidak untuk disebarluaskan, ini hanya desain uji coba saja. Pada 1915, koin ini dicetak di San Fransisco untuk mengenang selesainya proyek Kanal Panama.

Dalam lelang lalu, koin in terjual seharga US$ 111.625 atau sekitar Rp 1,1 miliar.

Bayi Yang dinyatakan Meninggal ini Menangis Saat Akan di Kremasi

Sebuah rumah duka di Hefei, kota terbesar di China bagian Timur, dikejutkan suara tangisan bayi. Yang membuat heboh, tangisan itu adalah milik bayi yang sudah dinyatakan meninggal dan hendak dikremasi. Menyadari bayi itu masih hidup, para pekerja di rumah duka langsung menyelamatkannya.

Setelah diusut, akhirnya diketahui bahwa bayi laki-laki itu terlahir cacat. Ia menderita malformasi sistem pernafasan bawaan. Rumah sakit anak di Provinsi Anhui, tempat bayi itu lahir, sudah berusaha menyelamatkannya sampai hampir sebulan penuh. Awal pekan lalu, kondisinya memburuk.

Akhirnya, orang tua bayi itu setuju untuk mengakhiri pengobatan. Dua hari lalu, bayi itu dinyatakan meninggal pada usia yang belum genap satu bulan. Namun betapa mengejutkan, ketika ternyata ia masih bisa menangis saat sudah diserahkan ke rumah duka.

“Karena dia masih punya tanda-tanda kehidupan, kami terus memberinya transfusi agar bertahan. Ini demi alasan kemanusiaan,” ujar salah satu staf rumah duka, seperti dikutip laman Daily Mail. Kini, bayi itu masih dalam kondisi kritis.

Pihak berwenang kemudian menyebut dokter yang merawat bayi itu telah lalai. Karena sudah salah mengidentifikasi status hidup bayi, izin dokternya pun dicabut. Divisi di rumah sakit yang melahirkan dan merawat si jabang bayi, juga disebut kacau.

7 Tempat ini Memiliki Nama yang Jorok dan Kasar

Banyak tempat di dunia yang punya nama unik. Beberapa nama tempat bahkan punya artian jorok atau kasar. Mulai dari Poo, Shit, sampai Tampon!

Berikut 7 Tempat Dengan Nama yang Jorok dan Kasar :

1. Poo, India

Poo, dibaca 'Puh' adalah nama sebuah kota di India. Lokasinya di Distrik Kinnaur, Himachal Pradesh. Tentu saja, 'poo' dalam bahasa Inggris artinya buang air besar.

Tapi siapa sangka, Poo adalah kota dengan panorama cantik. Kebun anggur dan aprikot, juga ladang almond terhampar di sini. Ssst, Poo juga jadi nama sebuah kota pantai di Spanyol. Mau ke Pantai Poo?


2. Shit, Iran

Shit yang dalam bahasa Inggris berarti 'kotoran' adalah sebuah nama desa di bagian barat Iran. Nama lengkap desa tersebut adalah Shit-e Kamarzard.

Ini adalah sebuah desa kecil yang cukup terpencil. Menurut data sensus tahun 2006, penduduknya hanya 332 orang!


3. Le Tampon, Prancis

Tampon dalam bahasa Inggris artinya 'pembalut'. Inilah nama sebuah kota di Reunion Island, sebuah kepulauan yang masuk teritori Prancis.

Meski berarti 'pembalut' dalam bahasa Inggris, 'tampon' dalam bahasa Prancis bisa berarti banyak hal. Mulai dari gumpalan, cap, penyangga, dan lain-lain.


4. Pee, Liberia

Masih seputar toilet, selain 'poo' ada juga 'pee'. Kota yang dalam bahasa Inggris berarti 'buang air kecil' ini berada di Liberia, Afrika Barat.

Pee berada di Provinsi Margibi. Letaknya cukup terpencil sehingga sulit dijangkau wisatawan.


5. Middlefart, Denmark

Siapa sangka negara cantik Denmark punya kota bernama Middlefart? Artinya 'di tengah-tengah kentut' dalam bahasa Inggris!

Middlefart berada di bagian tengah Denmark. Survei tahun 2013, jumlah penduduknya yaitu 14.755 orang.


6. Fucking, Austria

Ya, 'fucking'. Anda pasti tahu arti kasar ini dalam bahasa Inggris!

Di Austria, Fucking adalah sebuah nama desa di wilayah Tarsdorf. Desa ini terletak 33 Km dari Salzburg, dan 4 Km saja dari perbatasan Jerman.

Tak heran, banyak turis yang datang ke Fucking untuk memotret papan petunjuk bertuliskan nama kota itu.


7. Dildo, Kanada

Dildo adalah salah satu nama mainan seks. Di Kanada, ada tempat yang bernama Dildo. Bukan hanya satu, tapi empat!

North Dildo, South Dildo, Dildo Island dan Dildo Arm berlokasi di Newfoundland. Dildo Arm adalah pintu masuk wisatawan yang ingin mengunjungi Trinity Bay.

Wednesday, November 20, 2013

Perlu Tahu, 12 Ikan yang Tidak Boleh Dimakan di Amerika

Memang, ada banyak ikan yang tersedia di laut tapi tidak semuanya baik untuk kesehatan. Laut kita kekurangan stok ikan liar, dan sangat tercemar oleh polutan industri, sehingga untuk menghitung ikan-ikan yang aman untuk dikonsumsi dan yang populasinya masih banyak bisa membuat Anda pusing.

Daftar “ikan yang baik” bisa berubah setiap tahunnya, karena stoknya bisa kembali banyak atau semakin berkurang setiap beberapa tahun, tapi ada beberapa jenis ikan yang - apa pun yang terjadi – tidak boleh Anda konsumsi.

Organisasi nirlaba Food and Water Watch mengawasi semua jenis ikan, bagaimana mereka dipanen, bagaimana spesies tertentu dibiakkan, dan level polutan beracun seperti merkuri atau PCB yang terkandung di dalam ikan, serta bagaimana besarnya nelayan setempat bergantung pada perikanan untuk mata pencaharian mereka. Berikut ini adalah 12 ikan, yang menurut mereka, tidak boleh kita makan, apa pun yang terjadi.

1.    Ikan Lele Impor

Mengapa Dilarang: Hampir 90 persen ikan lele yang diimpor ke Amerika Serikat berasal dari Vietnam, tempat penggunaan antibiotik yang dilarang di AS tersebar luas di sana. Selain itu, dua jenis ikan lele Vietnam yang dijual di AS, Swai dan Basa, secara teknis tidak dianggap sebagai ikan lele oleh pemerintah federal dan oleh karena itu tidak digolongkan di bawah aturan inspeksi yang sama yang  mengatur ikan lele impor lainnya.

Gantinya: Pilihlah ikan lele dalam negeri, yang dibiakkan di peternakan, kata Marianne Cufone, direktur Fish Program di Food & Water Watch. Ikan dalam negeri berasal dari peternakan dan jumlahnya banyak, membuatnya menjadi salah satu ikan terbaik yang bisa Anda konsumsi. Atau, coba ikan karper Asia, satu spesies yang rasanya sama dengan ikan lele yang mengalahkan ikan lele liar dan membahayakan ekosistem Great Lakes.

2.    Kaviar
Mengapa Dilarang: Kaviar yang berasal dari ikan beluga dan ikan sturgeon yang ditangkap secara liar dianggap menyebabkan pemancingan ikan secara berelebihan, menurut laporan dari Food and Water Watch, namun spesies itu juga terancam oleh peningkatan pembangunan bendungan yang mencemari air di tempat mereka tinggal. Semua bentuk kaviar berasal dari ikan yang memerlukan waktu lama untuk menjadi dewasa, yang berarti bahwa butuh waktu lama bagi populasi itu untuk jumlah kembali seperti semula.

Gantinya: Jika Anda benar-benar menyukai kaviar, pilihlah telur ikan dari American Lake Sturgeon atau kaviar American Hackleback/Shovelnose Sturgeon dari sistem Sungai Mississippi.

3.    Ikan Kod Atlantik
Mengapa Dilarang: Ikan yang satu ini sulit ditambahkan ke dalam daftar “12 ikan yang dilarang dimakan”, kata Cufone, karena ikan ini juga sangat penting bagi kesehatan ekonomi nelayan New England. “Namun, kesalahan pengaturan yang kronis oleh National Marine Fisheries Service (Layanan Perikanan Laut Nasional) dan kurangnya stok membuatnya sulit untuk direkomendasikan,” katanya. Stok ikan kod Atlantik menurun pada pertengahan 1990-an dan mengalami kekacauan hingga spesies itu sekarang terdaftar sebagai ikan yang nyaris punah oleh International Union for Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species (Serikat Konservasi untuk Daftar Merah Alam Spesies yang Terancam Punah).

Gantinya: Kabar baiknya adalah, jika Anda suka fish ‘n’ chips (ikan dan kentang, yang seringnya dibuat dari ikan kod), stok ikan kod Pasifik masih banyak dan menjadi salah satu rekomendasi terbaik dari Food and Water Watch.

4.    Belut Amerika
Mengapa Dilarang: Sering disebut belut kuning atau belut perak, ikan ini, sering terdapat dalam menu sushi, masuk dalam daftar ini karena belut tersebut banyak tercemar PCB dan merkuri. Perikanan juga menderita akibat polusi dan penangkapan yang berlebihan.

Gantinya: Jika Anda menyukai rasa belut, pilihlah cumi-cumi dari Atlantik atau Pasifik.

5.    Udang Impor
Mengapa Dilarang: Udang impor sebetulnya ditunjuk sebagai ikan yang paling dilarang dalam daftar Dirty Dozen, kata Cufone, dan itu sulit dihindari, karena 90 persen udang yang dijual di AS adalah hasil impor.

“Udang ternak impor mengandung banyak zat pencemar: antibiotik, sisa zat-zat kimia yang digunakan untuk membersihkan kandang, kotoran-kotoran seperti bulu tikus, dan serangga,” kata Cufone. “Dan belum lagi E. coli yang terdeteksi dalam udang impor.”

Sebagian dari hal ini berhubungan dengan fakta bahwa kurang dari 2 persen dari SEMUA hidangan laut impor (udang, kepiting, lele, atau lainnya) diinspeksi sebelum dijual, yang menjadi alasan sangat penting bagi Anda untuk membeli hidangan laut dari dalam negeri. (Masih kurang yakin? Temukan 5 Alasan Jangan Makan Udang Lagi.)

Gantinya: Carilah udang dalam negeri. Tujuh puluh persen udang berasal dari Teluk Meksiko, yang perekonomiannya bergantung pada udang. Udang pink dari Oregon adalah pilihan bagus lainnya; perikanannya tersertifikasi oleh panduan ketat dari Marine Stewardship Council (Dewan Pengatur Kelautan).

6.    Ikan Pipih Atlantik
Mengapa Dilarang: Kelompok ikan ini termasuk ikan flounder, ikan sole dan ikan halibut yang ditangkap di pantai Atlantik. Mereka masuk dalam daftar ini karena sangat tercemar dan terlalu banyak ditangkap pada 1800-an. Menurut Food and Water Watch, populasi ikan-ikan ini hanya ada 1 persen dari jumlah yang dianggap wajib untuk masuk ke dalam golongan ikan yang bisa ditangkap dalam jangka waktu yang lama.

Gantinya: Ikan halibut dari Pasifik sepertinya cukup banyak, tapi kelompok itu juga merekomendasikan mengganti ikan itu dengan ikan-ikan berdaging putih lainnya, seperti ikan lele ternak dalam negeri atau ikan nila.

7.    Ikan Salmon Atlantik (baik yang ditangkap secara liar atau diternak)
Mengapa Dilarang: Sebetulnya menangkap salmon Atlantik liar itu dianggap ilegal karena stok ikan itu sangat rendah, dan mereka jumlahnya sedikit, sebagian, karena salmon ternak. Peternakan salmon menimbukan banyak polusi: Ribuan ikan dijejal masuk le dalam kandang-kandang, yang menyebabkan tumbuhnya penyakit dan parasit yang membutuhkan antibiotik dan pestisida. Sering kali, ikan-ikan itu kabur dan bersaing dengan ikan liar di sekitar tambak dalam mencari makanan, menyebabkan penurunan dalam populasi ikan liar.

Untuk menambah penderitaan salmon kita, Food and Drug Administration (Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan) AS membuat kemajuan dengan mengizinkan salmon yang dibiakkan secara genetik dijual, tanpa diberi label, kepada para pecinta hidangan laut yang tidak tahu apa-apa. Salmon intu akan diternak di pantai Panama, dan masih belum jelas bagaimanan ikan itu akan diberi label. Saat ini, semua ikan yang dilabeli “salmon Atlantik” berasal dari peternakan ikan.

Gantinya: Pilihnlah salmon Alaska liar sekarang, dan saat ini salmon GE sudah resmi diperbolehkan.

8.    Kepiting Impor
Mengapa Dilarang: Masalah terbesar dengan kepiting impor adalah sebagian besar kepiting itu berasal dari Rusia, tempat batas penangkapan ikan tidak terlalu ketat. Namun kepiting ini juga mengalami krisis identitas, Cufone mengatakan: “Kepiting impor sering dinamai kepiting Alaska, karena sebagian besar orang mengira itulah nama kepiting tersebut,” katanya, menambahkan bahwa dia sering melihat label di pasar-pasar swalayan yang menuliskan “Kepiting Alaska, Impor”. Kepiting Alaska benar-benar hewan yang berbeda, katanya, dan ditangkap dengan cara yang jauh lebih wajar daripada kepiting impor.

Gantinya: Ketika Anda membeli kepiting, apa pun yang tertulis di labelnya, tanyakan apakah itu berasal dari Alaska atau hasil impor. Sekitar 70 persen kepiting yang dijual di AS adalah hasil impor, jadi penting untuk membedakannya dan memilih yang berasal dari dalam negeri.

9.    Hiu
Mengapa Dilarang: Mengonsumsi hiu selalu berujung pada masalah, kata Cufone. Bukan hanya karena itu merusak populasinya. Sebagai contoh, ikan predator ini banyak mengandung merkuri, yang menimbulkan bahaya bagi manusia. Namun ekosistem laut juga menderita. “Dengan berkurangnya hiu, spesies yang mereka makan, seperti ikan pari dan ubur-ubur, semakin bertambah jumlahnya,” kata Cufone. “Dan ikan pari itu memakan – dan mengurangi – kerang dan ikan lainnya.” Hanya ada sedikit ikan di laut yang bisa kita makan, menimbulkan kesulitan ekonomi terhadap komunitas pesisir yang bergantung pada perikanan itu.

Gantinya: Di antara rekomendasi untuk pilihan lain selain hiu, ada ikan halibut Pasifik dan ikan mackerel Atlantik.

10.    Ikan Orange Roughy
Mengapa Dilarang: Selain kandungan merkurinya yang tinggi, ikan orange roughy memerlukan waktu 20 sampai 40 tahun untuk bisa menjadi dewasa dan berkembang biak dalam hidupnya, yang membuat populasinya sulit pulih dari penangkapan berlebihan. Ikan orange roughy memiliki reputasi sering ditangkap secara berlebihan hingga beberapa restoran waralaba, seperti Red Lobster, menolak menyajikannya. Namun, ikan itu tersedia di pasar, kadang-kadang dianggap sebagai “ikan yang stoknya berlimpah.” Tidak ada penangkapan orange roughy yang dianggap sesuai aturan atau mendapat sertifikasi Marine Stewardship Council, jadi jangan konsumsi ikan ini.

Gantinya: Pilihlah ikan ekor kuning atau ikan lele dalam negeri untuk mendapat tekstur yang sama dengan ikan orange roughy dalam masakan Anda.

11.    Ikan Tuna Sirip Biru Atlantik
Mengapa Dilarang: Sebuah analisis terbaru dari New York Times menemukan bahwa ikan tuna sirip biru Atlantik memiliki kandungan merkuri tertinggi dari semua jenis tuna. Dan yang paling parah, tuna ditangkap secara berlebihan, hingga mencapai level hampir punah, dan dianggap “terancam” olah International Union for Conservation of Nature (Serikat Internasional Konservasi Alam). Daripada mencoba memberikan rekomendasi untuk tuna yang terbaik yang sering berubah, coba pertimbangkan untuk beralih pada ikan yang lebih sehat dan lebih enak, seperti salmon Alaska liar.

Gantinya: Jika Anda tidak bisa beralih dari tuna, pilihlah tuna albacore Amerika atau Kanada (tapi bukan hasil impor!), yang ditangkap saat ikannya masih muda dan tidak mengandung merkuri dalam level tinggi.

12.    Ikan Kakap Putih Chile
Mengapa Dilarang: Sebagian besar ikan kakap putih Chile yang dijual di AS berasal dari nelayan yang menangkapnya secara ilegal. Meskipun begitu, stok ikannya sangat sedikit hingga organisasi nirlaba Greenpeace memperkirakan bahwa, kecuali jika orang-orang berhenti mengonsumsi ikan ini, keseluruhan spesiesnya bisa punah dalam lima tahun. Panduan Food and Water Watch menekankan bahwa ikan-ikan ini juga mengandung merkuri yang tinggi.

Gantinya: Ikan-ikan ini sangat populer dan dianggap sebagai makanan lezat, namun Anda bisa mendapat tekstur dan perasaan yang sama dengan haddock yang ditangkap dengan menggunakan pancingan biasa.

ini Jenis-Jenis dari Rasa Bosan, yang Manakah Anda ?


Rasa bosan kerap muncul saat harus menunggu lama atau menghadapi sesuatu yang tidak menarik. Ternyata, kebosanan yang dirasakan setiap orang tidaklah sama. Sebab, menurut studi terbaru, terdapat setidaknya lima jenis kebosanan yang bisa dialami manusia.

Kesimpulan itu didapat para peneliti dari University of Konstanz dan Thurgau University of Teacher Education, setelah melakukan penelitian terhadap 63 mahasiswa dan 80 siswa di Jerman. Berikut lima jenis kebosanan yang dimaksud, seperti dilansir laman Huffington Post.

Kebosanan cuek
Orang dengan tingkat kebosanan ini biasanya pendiam dan penyendiri, sangat cuek, dan santai. Sama sekali tak peduli dengan yang ada di sekelilingnya.

Kebosanan kalibrasi
Biasanya, orang dengan kebosanan ini merasa tidak yakin dan selalu ragu-ragu. Ia juga cenderung mau menerima gangguan.

Kebosanan yang mencari
Kebosanan ini membuat orang yang mengalaminya terus merasa resah. Akibatnya, ia aktif mencari gangguan atau perubahan.

Kebosanan reaktan
Alih-alih tinggal di dalam suasana tak menyenangkan. Orang dengan kebosanan jenis ini cenderung termotivasi untuk meninggalkan situasi yang mereka anggap tak nyaman, lantas mencari alternatif.

Kebosanan apatis
Ini tingkat kebosanan yang paling parah. Orang merasa tak berdaya dan benar-benar apatis dengan hidupnya. Kecenderungannya mirip dengan depresi.

Sebenarnya, menurut penelitian International Journal of Epidemiology, kebosanan tidak selalu negatif. Salah satu sisi positifnya, bisa memicu kreativitas di tempat kerja. Sebab, orang-orang yang bosan cenderung melamun lebih lama.

Saat itu, mereka juga terus berpikir soal apa yang ia ingin lakukan untuk mengatasi bosan. Namun, tentu saja itu tergantung jenis kebosanan apa yang sedang dialami.

Museum yang Tidak Biasa di Belanda, Museum Ganja

 
Berbicara ganja, pasti langsung terbersit tanaman serupa singkong yang memabukkan. Tapi ternyata, ganja tidak semata-mata negatif. Kontras dengan peraturan anti-ganja di Indonesia, di Belanda tanaman bernama latin Cannabis sativa ini justru dimuseumkan.

Dilansir dari Atlasobscura, museum tersebut didirikan guna membuka mata dunia bahwa ganja bukan hanya tanaman candu dengan efek buruk, melainkan bermanfaat untuk pengembangan pakaian, obat-obatan, perjalanan laut, pertanian dan masih banyak lagi.

Namanya, The Hash Marihuana Hemp Museum, yang menempati bangunan mungil di Amsterdam, ibukota negeri kincir angin tersebut. Dibuka tahun 1985, museum tersebut hadir dalam bentuk sebuah ruko dengan teralis hijau tua membingkai jendela dan pintu. Terdapat gorden putih menutupi kaca yang membuatnya terlihat lebih romantis.

Di dalam museum, banyak informasi yang bisa dipelajari tentang ganja, termasuk soal sejarahnya. Ternyata melinting ganja sudah dilakukan sejak zaman kuno,. Tidak hanya sejarahnya, di museum tersebut juga terdapat alat-alat seperti kertas kuno untuk mengisap ganja pada masa lampau.

Dinding museum pun dipenuhi gambar berbagai jenis ganja dari seluruh dunia. Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menemukan tanaman ganja yang dipelihara di dalam ruangan. Ganja-ganja tersebut ditumbuhkembangkan untuk diteliti.

Meskipun masih dianggap tanaman kontroversial di beberapa bagian dunia, museum dirancang untuk memberitahu pengunjung tentang manfaat ganja. Dikutip dari Go Amsterdam, semua koleksi di museum tersebut adalah koleksi pribadi Ben Dronkers, sang pendiri museum. Ia memenuhi museum ganja dengan artefak dan sajian multimedia informatif, demi menyebarluaskan sisi lain ganja yang tak diketahui banyak orang.

Nanti Akan Ada Social Media Untuk Orang Meninggal ?


Jika selama ini akun sosial media kerap digunakan oleh orang yang masih hidup, maka tidak demikian dengan layanan sosial media yang satu ini. Seorang pengusaha asal Israel diketahui tengah mengumpulkan data untuk membuat akun sosial media Facebook khusus untuk orang yang sudah meninggal dunia.

Pengusaha bernama Shelly Furman Asa itu memiliki ide untuk mengumpulkan foto batu nisan sejumlah orang yang telah tiada. Hingga kini Shelly telah berhasil mengumpulkan sekitar 120.000 batu nisan yang rencananya akan dibuat semacam Facebook atau Wikipedia. Demikian dikutip dari laman Quartz.

Meski terkesan menakutkan, namun proyek ini memiliki tujuan mulia yakni menjadi semacam kenangan bagi keluarga dan orang terdekat akan sosok orang tersebut. Hingga kini proses digitalisasi makam baru mencakup lima lokasi pemakaman di Israel.

Belum diketahui kemungkinan penolakan atau dukungan dari ide Shelly ini. Mengingat Shelly kabarnya mengabadikan batu nisan tanpa sepengetahuan dan izin anggota keluarga sang almarhum / almarhumah.

Upaya melindungi privasi keluarga dan pihak yang telah meninggal dalam bentuk foto dilarang keras di Amerika Serikat. Namun tidak menutup kemungkinan jika tujuan mulia yang hendak diwujudkan oleh Shelly justru akan menuai sejumlah dukungan.